Liputan 24 Maluku | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 4:36 PM

Pesparani: Panggung Harmoni dari Maluku

Logo Pesparani Katolik tingkat Nasional I di Ambon, 27 Oktober - 1 November 2018. (IST - SP)

Maluku pernah menulis cerita kelam kepada dunia. Cerita tentang hilangnya ribuan nyawa dalam pertikaian bernuansa agama yang meletus hampir dua dasawarsa lalu. Cerita kelam itu menguap pergi di saat Maluku menjadi panggung lakon tarik suara memuji kebesaran Allah lewat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2012, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kristen Protestan tahun 2015, dan kini Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tahun 2018.

Enam tahun terakhir, Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku, menjadi tuan rumah untuk tiga kegiatan keagamaan berskala nasional itu. MTQ tahun 2012 merupakan yang XXIV, Pesparawi tahun 2015 merupakan yang XI, s edangkan Pesparani kali ini merupakan yang pertama. Di luar kegiatan keagamaan, masih banyak lagi kegiatan nasional diselenggarakan di Ambon.

Pada momentum MTQ dan Pesparani, Ambon yang oleh pemerintah pusat dilabeli sebagai daerah rawan konflik, berhasil membuktikan diri menjadi tempat yang aman bagi semua orang. Beduk MTQ 2012 ditabuh, para pendeta Kristen Protestan membuka pintu rumah bagi peserta untuk tinggal.

Begitu pula Uskup Keuskupan Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC menampung kafilah dari Provinsi Banten di istananya.

“Saya merayakan misa di bawah dan mereka shalat di lantai dua,” ucap Mandagi.

Umat Kristiani yang lain ikut meramaikan.

Paduan suara dari Universitas Kristen Indonesia Ambon dan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Ambon. Juga beberapa grup musik yang diisi umat Kristiani melebur dan berkolaborasi menghasilkan harmoni. Ketakutan masih membayangi sebagian peserta, sebab inilah kegiatan nasional terbesar di Ambon s etelah daerah itu dilanda konflik. MTQ sukses.

Tiga tahun kemudian, pada saat Pesparawi XI, kontingen dari Sulawesi Utara diajak nginap di rumah warga Batumerah. Batumerah merupakan komunitas muslim terpadat di Maluku, titik awal bermula konflik kala itu.

Setelah Pesparawi berakhir, isak tangis dari mama-mama Batumerah pun mengiringi kepulangan kontingen. Hal serupa juga dialami komunitas muslim di Silale yang kebagian menampung peserta dari provinsi lain.

Dalam pembukaan Pesparawi 2015 itu, pembawa papan nama saat defile kontingen adalah gadis-gadis Muslim berhijab. Beberapa pemuda Muslim juga ikut menepuk rebana mengiringi lagu Kidung Pujian dalam Ibadah Pembukaan. Mereka berkolaborasi dengan musik trompet dari Gereja. Sungguh pemandangan yang manis. Pasparawi sukses.

“Kolaborasi itu indah karena melahirkan harmoni. Bagi kami orang Maluku, kolaborasi itu membuat kami semakin dekat,” kata Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Abidin Wakano.

Pendeta Gereja Protestan Maluku, Jacky Manuputty juga sering mengutarakan hal yang sama kepada publik dalam sejumlah kesempatan.

Kini, Pesparani menyapa Ambon. Umat Muslim, Kristen Protestan, dan umat agama lain terlibat aktif dalam mnyukseskan kegiatan itu.

Demi Pesparani, kegiatan sidang tahunan Sinode Gereja Protestan Maluku ditunda hingga pertengahan November 2018. Partisipasi lainnya dalam bentuk komposisi kepanitiaan. Umat Katolik yang ada di dalam kepanitiaan mungkin tak sampai 10 persen, selebihnya dari umat Protestan dan Islam.

Maluku kembali menulis pesan harmoni lewat Pasparani. Pesan tentang Maluku yang kini semakin rukun dalam kebersamaan antarumat beragama. Maluku yang bangkit dari keterpurukan akibat konflik bernuansa agama perlahan menjadi kiblat bagi kerukunan. Maluku kini menjadi provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi di Indonesia setelah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maluku satu-satunya provinsi di Indonesia yang lengkap memiliki Islamic Center, Kristen Center, Katolik Center, Hindu Center, dan Budha Center. Bila dahulu pernah dijadikan laboratorium konflik, kini Maluku bangkit jadi laboratorium kerukunan umat beragama. Jadi, jangan heran bila negara seperti Myanmar datang dan belajar tentang cara penyelesaian konflik horizontal di Maluku.

Pesparani ini tidak hanya tentang mengukir nama sebagai juara pertama atau memboyong piala pergi dari Maluku, titik awal penyebaran agama Katolik di Indonesia itu. Pesparani menjadi momen untuk kembali mengabarkan tentang kerukunan di Maluku kepada dunia. Ini penting di tengah merebaknya politik identitas dan kekerasan atas nama agama.

Momentun ini juga menjadi panggung perjumpaan beragam budaya Nusantara. Budaya dari Tanah Rencong Aceh hingga Tanah Papua bersua mengukir warna Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Di Maluku semua melebur di tengah dinamika politik nasional yang mulai menghangat. Panggung ini serasa holistik.

Harmoni s eperti dalam dengungan serempak not do, mi, dan sol harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sebagaimana tema Pesparani, yakni “Membangun Persaudaraan Sejati”. Kabar harmoni dari negara berpenduduk Islam terbanyak sejagat ini tentu akan berhembus hingga ke ujung dunia.

“Saya yakin Vatican (pusat Katolik di dunia) akan melihat Maluku,” ujar Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Sumber: Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Amboina

printSumber: Berita Maluku

thumbnail

Posted by On 4:36 PM

Pesparani: Panggung Harmoni dari Maluku

Logo Pesparani Katolik tingkat Nasional I di Ambon, 27 Oktober - 1 November 2018. (IST - SP)

Maluku pernah menulis cerita kelam kepada dunia. Cerita tentang hilangnya ribuan nyawa dalam pertikaian bernuansa agama yang meletus hampir dua dasawarsa lalu. Cerita kelam itu menguap pergi di saat Maluku menjadi panggung lakon tarik suara memuji kebesaran Allah lewat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2012, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kristen Protestan tahun 2015, dan kini Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tahun 2018.

Enam tahun terakhir, Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku, menjadi tuan rumah untuk tiga kegiatan keagamaan berskala nasional itu. MTQ tahun 2012 merupakan yang XXIV, Pesparawi tahun 2015 merupakan yang XI, s edangkan Pesparani kali ini merupakan yang pertama. Di luar kegiatan keagamaan, masih banyak lagi kegiatan nasional diselenggarakan di Ambon.

Pada momentum MTQ dan Pesparani, Ambon yang oleh pemerintah pusat dilabeli sebagai daerah rawan konflik, berhasil membuktikan diri menjadi tempat yang aman bagi semua orang. Beduk MTQ 2012 ditabuh, para pendeta Kristen Protestan membuka pintu rumah bagi peserta untuk tinggal.

Begitu pula Uskup Keuskupan Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC menampung kafilah dari Provinsi Banten di istananya.

“Saya merayakan misa di bawah dan mereka shalat di lantai dua,” ucap Mandagi.

Umat Kristiani yang lain ikut meramaikan.

Paduan suara dari Universitas Kristen Indonesia Ambon dan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Ambon. Juga beberapa grup musik yang diisi umat Kristiani melebur dan berkolaborasi menghasilkan harmoni. Ketakutan masih membayangi sebagian peserta, sebab inilah kegiatan nasional terbesar di Ambon s etelah daerah itu dilanda konflik. MTQ sukses.

Tiga tahun kemudian, pada saat Pesparawi XI, kontingen dari Sulawesi Utara diajak nginap di rumah warga Batumerah. Batumerah merupakan komunitas muslim terpadat di Maluku, titik awal bermula konflik kala itu.

Setelah Pesparawi berakhir, isak tangis dari mama-mama Batumerah pun mengiringi kepulangan kontingen. Hal serupa juga dialami komunitas muslim di Silale yang kebagian menampung peserta dari provinsi lain.

Dalam pembukaan Pesparawi 2015 itu, pembawa papan nama saat defile kontingen adalah gadis-gadis Muslim berhijab. Beberapa pemuda Muslim juga ikut menepuk rebana mengiringi lagu Kidung Pujian dalam Ibadah Pembukaan. Mereka berkolaborasi dengan musik trompet dari Gereja. Sungguh pemandangan yang manis. Pasparawi sukses.

“Kolaborasi itu indah karena melahirkan harmoni. Bagi kami orang Maluku, kolaborasi itu membuat kami semakin dekat,” kata Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Abidin Wakano.

Pendeta Gereja Protestan Maluku, Jacky Manuputty juga sering mengutarakan hal yang sama kepada publik dalam sejumlah kesempatan.

Kini, Pesparani menyapa Ambon. Umat Muslim, Kristen Protestan, dan umat agama lain terlibat aktif dalam mnyukseskan kegiatan itu.

Demi Pesparani, kegiatan sidang tahunan Sinode Gereja Protestan Maluku ditunda hingga pertengahan November 2018. Partisipasi lainnya dalam bentuk komposisi kepanitiaan. Umat Katolik yang ada di dalam kepanitiaan mungkin tak sampai 10 persen, selebihnya dari umat Protestan dan Islam.

Maluku kembali menulis pesan harmoni lewat Pasparani. Pesan tentang Maluku yang kini semakin rukun dalam kebersamaan antarumat beragama. Maluku yang bangkit dari keterpurukan akibat konflik bernuansa agama perlahan menjadi kiblat bagi kerukunan. Maluku kini menjadi provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi di Indonesia setelah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maluku satu-satunya provinsi di Indonesia yang lengkap memiliki Islamic Center, Kristen Center, Katolik Center, Hindu Center, dan Budha Center. Bila dahulu pernah dijadikan laboratorium konflik, kini Maluku bangkit jadi laboratorium kerukunan umat beragama. Jadi, jangan heran bila negara seperti Myanmar datang dan belajar tentang cara penyelesaian konflik horizontal di Maluku.

Pesparani ini tidak hanya tentang mengukir nama sebagai juara pertama atau memboyong piala pergi dari Maluku, titik awal penyebaran agama Katolik di Indonesia itu. Pesparani menjadi momen untuk kembali mengabarkan tentang kerukunan di Maluku kepada dunia. Ini penting di tengah merebaknya politik identitas dan kekerasan atas nama agama.

Momentun ini juga menjadi panggung perjumpaan beragam budaya Nusantara. Budaya dari Tanah Rencong Aceh hingga Tanah Papua bersua mengukir warna Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Di Maluku semua melebur di tengah dinamika politik nasional yang mulai menghangat. Panggung ini serasa holistik.

Harmoni s eperti dalam dengungan serempak not do, mi, dan sol harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sebagaimana tema Pesparani, yakni “Membangun Persaudaraan Sejati”. Kabar harmoni dari negara berpenduduk Islam terbanyak sejagat ini tentu akan berhembus hingga ke ujung dunia.

“Saya yakin Vatican (pusat Katolik di dunia) akan melihat Maluku,” ujar Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Sumber: Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Amboina

printSumber: Berita Maluku

thumbnail

Posted by On 4:36 PM

Ramai-ramai Tukar Uang Lecek di Pulau Terpencil di Maluku

detikFinance / Foto Bisnis / Detail Berita Follow detikFinance Minggu, 04 Nov 2018 19:07 WIB

Foto Bisnis

Ramai-ramai Tukar Uang Lecek di Pulau Terpencil di Maluku Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance Jakarta - Warga Pulau Jamdena ramai-ramai menukarkan uang lamanya di mobil kas keliling BI. Jumlah uang yang ditukarkan beragam, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Petugas menghitung uang warga Pulau Jamdena, Maluku Tenggara Barat, kemudian menukarkan dengan uang baru.

Petugas menghitung uang warga Pulau Jamdena, Maluku Tenggara Barat, kemudian menukarkan dengan uang baru.

Berita Terkait
  • Ini Dia Kapal Perang Pembawa Rupiah ke Pulau Terpencil
  • Mengintip Wajah Baru Museum BI
Baca Juga detikNews Hore! Homestay di Ijen Dapat Bantuan Kasur Hingga Toilet

Hore! Homestay di Ijen Dapat Bantuan Kasur Hingga Toilet

detikNews Fokus Memperkuat Rupiah

Fokus Memperkuat Rupiah

detikTravel Gubernur BI: Pariwisata Bisa Perkuat Ketahanan Ekonomi

Gubernur BI: Pariwisata Bisa Perkuat Ketahanan Ekonomi

detikNews Khotbah Id Haedar Nashir: Sejarah Kurban Hingga Gempa Lombok

Khotbah Id Haedar Nashir: Sejarah Kurban Hingga Gempa Lombok

detikNews Haedar Nashir Akan Jadi Khatib Salat Idul Adha di Lapangan BI

Haedar Nashir Akan Jadi Khatib Salat Idul Adha di Lapangan BI

detikInet Tri Gigit Jari Karena Lisensi e-Money Ditolak BI

Tri Gigit Jari Karena Lisensi e-Money Ditolak BI

detikNews Pelaku Perusakan Lapak Uang di Cilegon Terancam 2 Tahun Penjara

Pelaku Perusakan Lapak Uang di Cilegon Terancam 2 Tahun Penjara

detikNews Wagub Sandiaga Uno Tinjau Penukaran Uang di Monas

Wagub Sandiaga Uno Tinjau Penukaran Uang di Monas

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com News Feed
  • China Pamerkan Produk Andalan Berkualitas Tinggi Pertama Duni 20Detik

    China Pamerkan Produk Andalan Berkualitas Tinggi Pertama Duni

    Senin, 05 Nov 2018 07:25 WIB China Internasional Import Expo akan digelar pada Senin (5/11). Dalam pameran ini akan ada sekitar 5.000 produk buatan China unjuk gigi.
  • Suasana Penukaran Uang di Pulau Terluar Maluku

    Suasana Penukaran Uang di Pulau Terluar Maluku

    Senin, 05 Nov 2018 07:18 WIB Guna menjaga kedaulatan rupiah di Indonesia, Bank Indonesia (BI) membuka layanan kas keliling di wilayah-wilayah timur Indonesia.
  • Begini Cara Atur Keuangan Jelang Pensiun (1)

    Begini Cara Atur Keuangan Jelang Pensiun (1)

    Senin, 05 Nov 2018 06:56 WIB Kesiapan seseorang ketika masuk masa pensiun sangat perlu disiapkan terutama dalam hal ekonomi dan finansial. Mengapa?
  • Kinerja Kementan di Mata Akademisi

    Kinerja Kementan di Mata Akademisi

    Minggu, 04 Nov 2018 21:28 WIB Akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prima Gandhi menilai kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.
  • Tol Layang Selesai 2019, Jakarta-Cikampek Bebas Macet?

    Tol Layang Selesai 2019, Jakarta-Cikampek Bebas Macet?

    Minggu, 04 Nov 2018 20:31 WIB Saat ini poryek jalan tol layang Jakarta-Cikampek dituding jadi biang kemacetan. Jika sudah selesai, apa Jakrta-Cikampek akan bebas macet?
  • Ini Dia Kapal Perang Pembawa Rupiah ke Pulau Terpencil Foto Bisnis

    Ini Dia Kapal Perang Pembawa Rupiah ke Pulau Terpencil

    Minggu, 04 Nov 2018 20:29 WIB Bank Indonesia (BI) menggandeng TNI AL untuk mendistribusikan uang rupiah ke pulau-pulau terpencil. Pend istribusian menggunakan KRI Sultan Nuku.
  • BI Juga Terima Penukaran Uang Robek di Pulau Terpencil di Maluku

    BI Juga Terima Penukaran Uang Robek di Pulau Terpencil di Maluku

    Minggu, 04 Nov 2018 19:24 WIB Bank Indonesia (BI) membuka layanan kas keliling di pulau-pulau terpencil, terluar, dan terdepan (3T). Warga bisa menukarkan uang lusuh, lecek, bahkan robek.
  • Impor Jagung 100.000 Ton, Kementan: Untuk Pakan Ternak

    Impor Jagung 100.000 Ton, Kementan: Untuk Pakan Ternak

    Minggu, 04 Nov 2018 19:11 WIB Kementerian Pertanian (Kementan) menyampaikan impor jagung 100.000 ton tahun ini untuk pakan ternak, bukan konsumsi masyarakat.
  • Ramai-ramai Tukar Uang Lecek di Pulau Terpencil di Maluku Foto Bisnis

    Ramai-ramai Tukar Uang Lecek di Pulau Terpencil di Maluku

    Minggu, 04 Nov 2018 19:07 WIB Warga Pulau Jamdena ramai-ramai menukarkan uang lamanya di mobil kas keliling BI. Jumlah uang yang ditukarkan beragam, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
  • Petani Jagung Bicara Soal Rencana Impor 100.000 Ton

    Petani Jagung Bicara Soal Rencana Impor 100.000 Ton

    Minggu, 04 Nov 2018 19:01 WIB Kalangan petani membaca keputusan pemerintah mengimpor 100 ribu ton jagung pakan sebagai kepentingan orang-orang tertentu saja.
  • Proyek Tol Layang Japek Dituding Biang Kemacetan, Ini Kata Jasa Marga

    Proyek Tol Layang Japek Dituding Biang Kemacetan, Ini Kata Jasa Marga

    Minggu, 04 Nov 2018 18:25 WIB Proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated tengah berlangsung saat ini. Proyek ini sendiri kerap dituding sebagai biang kemacetan di tol eksisting.
  • Dikirim Pa   kai Tol Laut, Harga Jagung Bisa Lebih Murah

    Dikirim Pakai Tol Laut, Harga Jagung Bisa Lebih Murah

    Minggu, 04 Nov 2018 17:53 WIB Pemerintah bakal mengimpor jagung sebanyak 100.000 ton. Salah satu alasan langkah ini diambil adalah untuk menekan harga.
BERITA TERBARU +
  • China Pamerkan Produk Andalan Berkualitas Tinggi Pertama Duni

    China Pamerkan Produk Andalan Berkualitas Tinggi Pertama Duni Senin, 05 Nov 2018 07:25 WIB

  • Suasana Penukaran Uang di Pulau Terluar Maluku

    Suasana Penukaran Uang di Pulau Terluar Maluku Senin, 05 Nov 2018 07:18 WIB

  • Begini Cara Atur Keuangan Jelang Pensiun (1)

    Begini Cara Atur Keuangan Jelang Pensiun (1) Senin, 05 Nov 2018 06:56 WIB

  • Kinerja Kementan di Mata Akademisi

    Kinerja Kementan di Mata Akademisi Minggu, 04 Nov 2018 21:28 WIB

Most
Popular Most
Popular Sumber: Berita Maluku

thumbnail

Posted by On 4:36 PM

3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum ...

  1. News
  2. Indonesia
3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum Ditemukan Upaya pencarian masih dilakukan 3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum Ditemukan(Ilustrasi Kapal TB Charles) TNI Angkatan Laut Indiana Mal   ia Verified Indiana Malia

Jakarta, IDN Times - Kapal Motor (KM) Inka Mina 976 dilaporkan hilang kontak sejak tiga hari lalu di perairan Maluku. Saat ini masih dalam pencarian oleh regu penolong dan penyelamat.

1. KM Cahaya Damai sempat berpapasan dengan KM Inka Mina

3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum DitemukanANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang

Kapal tersebut sempat terlihat sekitar 45 mil laut dari perairan Desa Tulehu Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, oleh nakhoda KM Cahaya Damai.
"Nakhoda KM Cahaya Damai, Ruslan mengaku kepada kami kalau dirinya sempat berpapasan dengan KM Inka Mina 976 pada Jumat (2/11) sekitar pukul 08.00 WIT," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin seperti dikutip kantor berita Antara, Sabtu (3/11).

Baca Juga: Linimasa: Daftar Kecelakaan Kapal Sepanjang 2018

2. Tim SAR segera melakukan pencarian KM Inka Mina

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editors’ picks

  • Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dapat Santunan Rp1,3 Miliar
  • Mengenal Sertu Hendra, Penemu Black Box Lion Air JT 610
  • 3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum Ditemukan
3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum DitemukanANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Namun, kapal tersebut berlayar lambat dengan kecepatan hanya sekitar 1-2 knot per jam. Berdasarkan laporan tersebut, kata Muslimin, regu penyelamat dari Kantor SAR Ambon dengan menggunakan RIB 01 dibantu unsur terkait dari Polair Polda Maluku menuju lokasi. Mereka melakukan pencarian yang diperkirakan berada pada koordinat 4 derajat 8`2.98`S - 128 derajat 53`41.89`E.
Unsur SAR lainnya yang terlibat dalam pencarian KM Inka Mina 976 adalah Pos SAR Banda, Polsek Banda yang menggunakan RIB 07, serta keluarga korban dibantu warga menggunakan long boat.

3. Upaya pencarian belum membuahkan hasil

3 Hari Hilang Kontak di Perairan Maluku, KM Inka Mina Belum DitemukanDok. IDN Ti mes/Istimewa

Namun, sampai Sabtu sore upaya pencarian dan penyelamatan di tengah kondisi hujan ringan dengan kecepatan angin 2-10 knot Timur Tenggara itu belum membuahkan hasil.
KM Inka Mina 976 berukuran 25 GT membawa 11 orang berangkat dari Pulau Run, Kecamatan Banda (Kabupaten Maluku Tengah) sekitar pukul 11.00 WIT dan mengalami gangguan mesin di sekitar perairan Pulau Suanggi pada koordinat 04 derajat 19`58`S - 129 derajat 38`15`E.
"Laporan keluarga menyebutkan sampai saat ini KM Inka Mina 976 belum tiba di Pulau Ambon dan komunikasi melalui telepon seluler tidak bisa dilakukan lagi," jelas Muslimin.

Baca Juga: FOTO: Situasi Kapal Terdampar di Pelabuhan Wani Pascagempa

Read More

Topic:

  • Kapal Tenggelam
  • maluku
  • Kapal Feri
  • Dwifantya Aquina Dwifantya Aquina Editor

Just For You

11 Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 Belum Klaim Uang Tunggu | News

11 Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 Belum Klaim Uang Tunggu

Data FDR Kotak Hitam Lion Air JT 610 Berhasil Diunduh | News

Data FDR Kotak Hitam Lion Air JT 610 Berhasil Diunduh

[FOTO] Gaya    Jokowi Blusukan ke Pasar dengan Motor Custom | News

[FOTO] Gaya Jokowi Blusukan ke Pasar dengan Motor Custom

Basarnas dan Maskapai Lion Air Besok Bertemu Keluarga Korban di Cawang | News

Basarnas dan Maskapai Lion Air Besok Bertemu Keluarga Korban di Cawang

Prabowo Kaget Pidato 'Wajah Boyolali' Dipolisikan | News

Prabowo Kaget Pidato 'Wajah Boyolali' Dipolisikan

KPK: Kalau Bukan ke Presiden, Lalu Kepada Siapa Lagi Novel Berharap? | News

KPK: Kalau Bukan ke Presiden, Lalu Kepada Siapa Lagi Novel Berharap?

Kebon Watu Gede Akan Dilengkapi Atraksi Budaya, Seperti Apa Ya? | News

Kebon Watu Gede Akan Dilengkapi Atraksi Budaya, Seperti Apa Ya?

Pemerintah Tiongkok Berjanji Membantu Atasi Krisis Ekonomi di Pakistan | News

Pemerintah Tiongkok Berjanji Membantu Atasi Krisis Ekonomi di Pakistan

[UPDATE] 7 Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya  | News

[UPDATE] 7 Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Lumpur Jadi Kendala Pencarian CVR Lion Air JT 610 di Perairan Karawang | News

Lumpur Jadi Kendala Pencarian CVR Lion Air JT 610 di Perairan Karawang

Video Warga Tuntun Motor Saat Lewati Rumah Korban Lion Air Jadi Viral | News

Video Warga Tuntun Motor Saat Lewati Rumah Korban Lion Air Jadi Viral

Hendak Berburu Kelinci, Kakek Ini Ditembak Anjingnya Sendiri | News

Hendak Berburu Kelinci, Kakek Ini Ditembak Anjingnya Sendiri

Operasi Evakuasi Korban Lion Air JT 610 Diperpanjang 3 Hari | News

Operasi Evakuasi Korban Lion Air JT 610 Diperpanjang 3 Hari

Sebanyak 800 Sekolah Umum di Jerman Buka Kelas Agama Islam | News

Sebanyak 800 Sekolah Umum di Jerman Buka Kelas Agama Islam

Budaya Kerajaan Amantubilah Dikenalkan dalam Festival Robo-Robo | News

Budaya Kerajaan Amantubilah Dikenalkan dalam Festival Robo-Robo

Kabasarnas: Bodi Pesawat Lion Air Belum Ditemukan, Baru Kulitnya Saja | News

Kabasarnas: Bodi Pesawat Lion Air Belum Ditemukan, Baru Kulitnya Saja

Prabowo-Sandiaga Jamin Guru Honorer Segera Jadi ASN | News

Prabowo-Sandiaga Jamin Guru Honorer Segera Jadi ASN

Kapal Induk AS Ikut Latihan Perang Terbesar di Jepang | News

Kapal Induk AS Ikut Latihan Perang Terbesar di Jepang

I Want More !

TRENDING

  • 10 Transformasi Pretty Asmara dari Awal Karier Hingga Penghujung Usia
  • Pernah Hits di Eranya, 5 Pasangan Sinetron ini Berakhir di Pelaminan
  • Lahir di Lumajang, Inilah 10 Potret Perjalanan Hidup Pretty Asmara
  • Prabowo-Sandiaga Jamin Guru Honorer Segera Jadi ASN
  • Pretty Asmara Dikabarkan Meninggal Dunia
  • Inilah 10 Selebriti Hits yang Hadir di Pernikahan Melody eks JKT48
  • 10 Harga Tas Mewah Aisyahrani, Gak kalah dari Syahrini
  • 10 Potret Pemeran Iblis Mara di Dunia Nyata, Gagah Banget!
  • 10 Artis Ini Juga Berprofesi Sebagai Dosen, Mau Dong Jadi Mahasiswanya
  • Ini Alasan Kenapa Lulus Tes CPNS Disebut Untung-untungan
  • ABOUT US
  • CAREER
  • PRIVACY & POLICY
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • CONTACT US

Survey IDN Times Hai

Yuk, bantu kami untuk mengetahui pengalamanmu menggunakan portal web IDN Times.

Isi Survey, Yuk !

Kirim pertanyaanmu mengenai Pilpres 2019 dan dapatkan hadiah menarik!

Kirim Pertanyaan Sumber: Berita Maluku