GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer

10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer

Survei Litbang KORAN SINDO10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer Koran Sindo Kamis, 14 Desember 2017 - 15:30 WIBOleh-oleh khas Indonesia yang paling populer. GRAFIS/…

10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer

Survei Litbang KORAN SINDO

10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer

Koran Sindo

10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer
Oleh-oleh khas Indonesia yang paling populer. GRAFIS/KORAN SINDO
A+ A- MENYAMBANGI suatu daerah terasa kurang lengkap tanpa membawa oleh-oleh khas daerah tersebut untuk dibawa pulang. Berikut buah tangan makanan khas kota-kota di Indonesia terpopuler versi survei Litbang KORAN SINDO.
1. BAKPIA, Yogya (33%)

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda saat mendengar nama bakpia? Apalagi kalau bukan makanan khas Kota Yogyakarta. Awalnya bakpia hanya berisi satu variasi yaitu kacang hijau. Namun, kini isi bakpia dibuat lebih variatif yaitu coklat, keju bahkan durian.
2. PEMPEK, Palembang (14%)

Pempek merupakan kuliner khas dari Kota Palembang. Pempek terbuat dari ikan tenggiri, tepung, dan bumbu dapur lainnya. Ada berbagai macam jenis pempek yaitu pempek lenjer (berbentuk panjang), pempek kapal selam (dengan isian telur), pempek pustel atau pastel, pempek adaan, pempek kulit, dan pempek tahu. Makanan ini akan terasa sedap disantap bersama bumbunya berupa kuah cuka.
3. LUMPIA, Semarang (12%)

Jika berkunjung ke Semarang, jangan lupakan Lumpia karena inilah oleh-oleh khas Ibu Kota Jawa Tengah ini. Lumpia adalah salah satu jenis makanan dari China. Lumpia berisi rebung dan daging (ayam da n udang). Rasanya yang gurih dan renyah menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung ke Kota Atlas.
4. BIKA AMBON, Medan (10%)

Meskipun terdapat kata “ambon” dalam namanya, namun kue ini bukanlah berasal dari Kota Ambon Maluku. Bika ambon adalah makanan khas dari Medan, Sumatera Utara. Kue ini terlihat unik karena warnanya cerah yaitu kuning, permukaannya yang seperti pori-pori dengan bagian bawah kue yang keras. Rasanya yang legit, tidak begitu manis dan sensasi kenyal akan terasa menggoyang lidah.
5. PEUYEUM, Bandung (8%)

Peuyeum adalah salah satu makanan khas tatar Pasundan. Berdasarkan bahan dasarnya, Peuyeum dibedakan menjadi dua jenis, yaitu terbuat dari singkong dan yang terbuat dari beras ketan. Meskipun terbuat dari bahan berbeda, cara pembuatannya hampir sa ma yaitu difermentasikan.
6. BARUASA, Makassar (4%)

Kue kering khas daerah Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan ini memiliki bentuk bulat dengan cita rasa gurih. Meskipun terbuat dari bahan-bahan sederhana yaitu beras, gula pasir, kelapa dan telur namun Baruasa menghasilkan sensasi rasa yang menggugah selera. Camilan ini cocok disantap dikala sedang santai dan kapanpun.

7. WINGKO BABAT, Semarang (3%)

Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan dan gula. Rasanya yang manis dan gurih membuat para wisatawan tak bisa kembali tanpa membawa camilan ini sebagai oleh-oleh. Kue yang berbentuk bundar ini biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Cocok pula jika disajikan bersama dengan teh atau kopi hangat.
8. DOD OL, Garut (3%)

Kota yang terkenal dengan kerajinan kulitnya ini memiliki beragam olahan makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan. Dodol adalah salah satunya. Rasanya yang manis membuat banyak orang menyukai camilan satu ini. Dodol Garut memiliki beberapa varian rasa berbeda dibanding dodol lainnya. Salah satunya adalah cokelat dodol yang merupakan coklat dengan isian.
9. PIE SUSU, Bali (2%)

Keindahan Pantai Kuta yang begitu populer hingga ke luar negeri, membuat Bali menjadi salah satu kota primadona wisatawan di Indonesia. Selain keindahan pantai dan alamnya, Bali juga memiliki kuliner khas dan bisa dijadikan oleh-oleh, kue pie susu salah satunya. Hampir mirip dengan egg tart dari Hong Kong, pie susu dari Bali ini memiliki bentuk tipis dengan cita rasa manis.

10. G ETUK, Magelang (2%)

Makanan ringan ini mudah ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan berwarna-warni ini terbuat dari ketela pohon atau singkong. Getuk yang sudah jadi biasanya dihidangkan dengan parutan buah kelapa di atasnya. Bukan saja terbuat dari singkong, getuk juga bisa dibuat dari bahan dasar lain yaitu ubi, talas ataupun pisang. Berdasarkan teksturnya, terdapat dua jenis getuk, yaitu getuk biasa yang bertekstur kasar dan getuk lindri yang bertekstur lembut. (amm) Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Liputan 24 Ambon

No comments