GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Harga Telur Ayam Naik Tajam di Ambon

Harga Telur Ayam Naik Tajam di Ambon

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Harga telur ayam ras yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku terus bergerak naik cukup tajam hingga mencapai R…

Harga Telur Ayam Naik Tajam di Ambon

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Harga telur ayam ras yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku terus bergerak naik cukup tajam hingga mencapai Rp1.800/butir.
"Di Pasar Mardika, sekarang ini telur ayam ras cukup banyak, namun harganya bergerak naik hingga mencapai Rp1.800/butir dari sebelumnya Rp1.600, bahkan Rp54.000/rak (30 butir)," kata Rita pedagang telur ayam ras yang ditemui ditempat penjualannya.
Ia mengatakan, kalaupun ada yang menjual dengan harga Rp1.900/butir hal itu disebabkan mereka memisahkan telur ayam sesuai ukuran, jadi kalau yang kecil dijual dengan harga Rp1.800, maka yang besar Rp1.900/butir, hal ini untuk mencari sedikit keuntungan guna menutupi beberapa butir telur yang rusak di setiap ikatan (180 butir/ikat).
"Harga sudah naik di tingkat agen sejak hari Jumat sore, jadi kami para pedagang harus pandai agar tidak merugi," ujarnya.
Pokoknya sekarang ini harga telur ayam ras mulai bergerak naik walaupun stok cukup banyak dan terlihat dimana-mana.
Inang, agen yang selama ini memasok telur dari Surabaya, mengatakan, harga telur sekarang ini sudah naik cukup tinggi di sentra produkasi mengakibatkan ditingkat agen juga bergerak naik.
Dia mengatakan, harga telur yang ditawarkan kepada para pedagang eceran di pasar Ambon yakni Rp310.000/ikat atau naik dari sebelumnya Rp265.000, dengan demikian para pedagang eceran menjual dengan harga Rp1.800/butir.
"Harga itu sudah maksimal, bahkan ada pedagang yang menjual dengan harga Rp1.900/butir, ada juga yang menjual Rp54.000/rak (30 butir)," ujarnya.
Dia menambahkan, informasi yang diterima diperkirakan harga telur ayam ras ini akan menembus harga Rp2.000/butir.
Naiknya harga telur ayam ras ini tidak mempengaruhi harga daging ayam beku yang hingga kini masih terus bertahan dengan harga Rp32.000/kg, daging sapi se gar Rp100.000/kg.
Sedangkan harga ikan segar jenis cakalang terus bergerak naik hingga mencapai Rp120.000/ekor tergantung ukuran, dan hal ini sudah terbiasa bagi masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya.
"Maklumlah, di pasar ikan Arumbay, kawasan pasar Mardika maupun di padar Batumerah saya dan teman-teman pedagang ikan tidak pernah menjual dengan pertimbangkan berat menurut kilogram, tetapi ukuran ikan besar dan kecil," kata Abu, pedagang ikan segar.
Ikan sembung jenis momar dan kawalinya masing-masing Rp20.000/enam ekor, kemudian ikan karang jenis kerapu Rp50.000/enam ekor, cumi jenis bulu Rp10.000/10 ekor, dan udang Rp50.000/tumpuk kecil. (Ant)

Sumber: Google News | Liputan 24 Ambon

No comments