Pejabat KPU RI Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Ambon | Liputan 24 Maluku
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pejabat KPU RI Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Ambon

Posted by On 12:29 AM

Pejabat KPU RI Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Ambon

Sejumlah personel polisi mengangkat jasad pejabat KPU RI, Hafidzaam Rudiyono (56) dari kamar hotel Swissbell Hotel Ambon, Sabtu (16/12/2017)Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty Sejumlah personel polisi mengangkat jasad pejabat KPU RI, Hafidzaam Rudiyono (56) dari kamar hotel Swissbell Hotel Ambon, Sabtu (16/12/2017)

AMBON, KOMPAS.com - Seorang pejabat KPU RI yang diketahui bernama Hafidzaam Rudiyono (56) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Ambon, Sabtu (16/12/2-017).

Korban yang diketahui menjabat sebagai Kasubag PUU KPU RI ini ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar nomor 801 di Swissbellhotel Ambon di jalan Benteng Kapahaha sekira pukul 05.50 WIT.

Korban sendiri bersama tim dari KPU berada di Kota Ambon dalam rangka pembahasan Verifikasi Faktual Partai Politik di Kantor KPU Provinsi Maluku.

Salah satu rekan korban, Christian Totonafo Zai mengatakan sebelum korban meninggal dunia tim dari KPU RI bersama rombongan KPU Maluku sempat keluar makan malam di kawasan Lateri, Kecamatan Baguala.

Setelah kembali, korban dan Christian yang menginap sekamar lalu masuk untuk beristirahat. Saat itu kata Cristian dia dan korban masih sempat berdiskusi sambil nonton televisi di kamar hotel. Selanjutnya Cristian memilih tidur lebih duluan.

Baca juga : Langgar Kode Etik, 50 Anggota KPU di Papua Diberhentikan

“Sekitar Pukul 05.00 WIT saya terbangun karena kaki saya merasa keram kesemutan, kemudian saya melihat ke arah tempat tidur korban namun korban tidak bergerak. Saya lalu menyalakan lampu kamar dan mencoba membangunkan korban namun korban tidak merespon, ” kata Christian saat memberikan keterangan kepada polisi.

Karena penasaran, Cristian mengaku dia lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada resepsionis dan petugas hotel. Menurutnya beberapa saat kemudian dokter langsung datang untuk memeriksa tubuh korban dan ternyata korban telah meninggal dunia.

“Setelah memeriksa kondisi korban, dokter mengatakan kalau korban sudah meninggal dunia,”ujarnya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban. Menurutnya dari hasil pemeriksaan dokter kematian korban diakibatkan karena penyakit gula darah dan serangan jantung.

“Dokter mengatakan kalau penyakit gula darah korban naik dan mengakibatkan serangan jantung,” ujarnya.

Menurut Teddy, setelah mengetahui korban telah meninggal dunia, jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit dr Latumeten Ambon. Hingga pukul 11.00 WIT jasad korban masih berada di rumah sak it tersebut.

“Pihak keluarga sudah diberitahukan, dan jasad korban rencananya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Semarang hari ini juga,” ujarnya.

Kompas TV Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Rabu (5/12) malam akan meluncurkan perhelatan pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.


Berita Terkait

Tak Lolos Penelitian Administrasi, Partai Berkarya Siap Gugat KPU ke Bawaslu

Langgar Kode Etik, 50 Anggota KPU di Papua Diberhentikan

Hari Ini, KPU Mulai Verifikasi Faktual 12 Partai Politik

Ketua KPU: Salah Sedikit Saja, Pemilu Akan Disebut Gagal

Kemendagri Serahkan DP4 untuk Pemi lu 2019 ke KPU

Terkini Lainnya

Balas Dendam, Marcus/Kevin Lolos ke Final

Balas Dendam, Marcus/Kevin Lolos ke Final

Olahraga 16/12/2017, 15:26 WIB Demi Hindari Pajak, Sepasang Pria di Irlandia Menikah

Demi Hindari Pajak, Sepasang Pria di Irlandia Menikah< /h3> Internasional 16/12/2017, 15:12 WIB Gempa Bumi, Ratusan Rumah di Enam Kabupaten di Jawa Barat Rusak

Gempa Bumi, Ratusan Rumah di Enam Kabupaten di Jawa Barat Rusak

Regional 16/12/2017, 15:12 WIB Lagi, 4 Orang Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Aparat Israel

Lagi, 4 Orang Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Aparat Israel

Internasional 16/12/2017, 14:20 WIB Rampok Tas ATM, Randi dan Muslim Diganjar 7 Tahun Penjara

Rampok Tas ATM, Randi dan Muslim Diganjar 7 Tahun Penjara

Megapolitan 16/12/2017, 14:00 WIB  Bertahan Demi Rumah Gratis Senilai Rp 300 Juta

Bertahan Demi Rumah Gratis Senilai Rp 300 Juta

Megapolitan 16/12/2017, 13:53 WIB Lelah Berjualan Tutut, Sang Ayah Pingsan saat Ambil Buku Raport Anaknya

Lelah Berjualan Tutut, Sang Ayah Pingsan saat Ambil Buku Raport Anaknya

Regional 16/12/2017, 13:38 WIB Saat Kader PDI-P Terdiam Ditunjuki Jokowi Jalan Rusak Berat di Papua

Saat Kader PDI-P Terdiam Ditunjuki Jokowi Jalan Rusak Berat di Papua

Nasional 16/12/2017, 13:36 WIB Ada Nama yang Hilang dalam Dakwaan, Novanto Merasa KPK Tidak Adil

Ada Nama yang Hilang dalam Dakwaan, Novanto Merasa KPK Tidak Adil

Regional 16/12/2017, 13:15 WIB Bawa 1 Kg Sabu, 1 Pengedar Kambuhan Ditangkap Di Exit Tol Suramadu

Bawa 1 Kg Sabu, 1 Pengedar Kambuhan Ditangkap Di Exit Tol Suramadu

Regional 16/12/2017, 13:01 WIB Dua Gempa Besar Guncang Jawa, Presiden Jokowi Sampai Tak Tidur

Dua Gempa Besar Guncang Jawa, Presiden Jokowi Sampai Tak Tidur

Nasional 16/12/2017, 12:53 WIB Di Rakornas PDI-P, Jokowi Tekankan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur

Di Rakornas PDI-P, Jokowi Tekankan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur

Nasional 16/12/2017, 12:51 WIB Belum Lakukan Tes Kejiwaan, Polisi Anggap Pelaku Mutilasi Masih Normal

Belum Lakukan Tes Kejiwaan, Polisi Anggap Pelaku Mutilasi Masih Normal

Regional 16/12/2017, 12:36 WIB Polisi Italia Gelar Pencarian Besar-besaran demi Temukan Bos Mafia

Polisi Italia Gelar Pencarian Besar-besaran demi Temukan Bos Mafia

Internasional 16/12/2017, 12:30 WIB Foto-foto Kerusakan Bangunan dan Korban Gempa Tasikmalaya

Foto-foto Kerusakan Bangunan dan Korban Gempa Tasikmalaya

Regional 16/12/2017, 12:26 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Ambon

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »