GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan ...

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan ...

AFP Ilustrasi gempa bumi.����������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������…

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan ...

Ilustrasi gempa bumi.AFP Ilustrasi gempa bumi.

AMBON, KOMPAS.com - Gempa tektonik berkekuatan 4,9 magnitudo mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Rabu (24/1/2018) dini hari sekira pukul 02.38 WIT.

Berdasarkan hasil analisis Bandana Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stadiun Ambon menunjukan bahwa gempa tersebut terletak pada koordinat 3.06 Lintang Selatan dan 130.63 Bujur Timur tepatnya di pesisir pantai 16 km Timur Bula pada kedalaman 67 Km.

Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan,gempa tersebut ikut dirasakan oleh banyak warga di Bula, ibu kota Kabupaten Seram Bagian Timur. Kuatnya getaran gempa membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah-rumah mereka.

"Gempa di sini terasa sangat kuat sekali, kita semua lari keluar dari rumah. Banyak warga yang masih berada di luar rumah sampai saat ini," kata Yaman Hart saat dihubungi Kompas.com, Rabu dini hari.

Baca juga : Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Dia mengatakan, gempa tersebut membuat rumah-rumah warga ikut bergoyang. Namun sejauh ini, dia belum dapat memastikan adanya kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Kalau kerusakan saya tidak tahu, apalagi kejadiannya malam seperti ini, cuma memang gempanya kuat sekali," katanya.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Abraham F Mustamu melalui rilis yang diterima Kompas.com mengatakan, berdasarkan hasil analisis yang peta guncangan gempa menunjukan bahwa gempa tersebut dirasakan dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Namun demikian, kata dia hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat guncangan gempa bumi tersebut.

Baca juga : Gempa, 6 Pelajar di Cianjur Luka Berat Tertimpa Reruntuhan Genteng

Dia mengatakan dari kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan gempa kedalaman menengah akibat aktivitas Subduksi Banda yang menunjam dari Utara Pulau Seram.

Meskipun tergolong kedalaman menengah dan terjadi di pesisir pantai, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut.

"Khusus kepada masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa bumi yang terjadi tidak menimbulkan tsunami," imbaunya.

Kompas TV 52 rumah warga di Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, rusak, pasca dilanda gempa bermagnitudo 6,1.

Terkini Lainnya

Penjabat Gubernur Diusulkan Purnawirawan TNI-Polri untuk Jaga    Netralitas

Penjabat Gubernur Diusulkan Purnawirawan TNI-Polri untuk Jaga Netralitas

Nasional 31/01/2018, 13:28 WIB Pria Ini Bikin Teleskop dari Barang Bekas untuk Teropong Gerhana Bulan

Pria Ini Bikin Teleskop dari Barang Bekas untuk Teropong Gerhana Bulan

Regional 31/01/2018, 13:27 WIB Fifi: Gugatan Cerai Bukan Politik Tingkat Dewanya Ahok

Fifi: Gugatan Cerai Bukan Politik Tingkat Dewanya Ahok

Megapolitan 31/01/2018, 13:26 WIB Wakapolri: Kita Tak Targetkan Berapa Emas, Tapi Dapatkan Emas Sebanyak-banyaknya

Wakapolri: Kita Tak Targetkan Berapa Emas, Tapi Dapatkan Emas Sebanyak-banyaknya

Nasional 31/01/2018, 13:24 WIB Rumah Tangga Ahok dan Veronica Bermasalah Sejak 7 Tahun Lalu

Rumah Tangga Ahok dan Veronica Bermasalah Sejak 7 Tahun Lalu

Megapolitan 31/01/2018, 13:19 WIB Wapres: Pemerintah Pertimbangkan Tambah Dana untuk Asian Games

Wapres: Pemerintah Pertimbangkan Tambah Dana untuk Asian Games

Nasional 31/01/2018, 13:16 WIB Jaksa Agung Persoalkan Batas Waktu Penanganan Tindak Pidana Pemilu

Jaksa Agung P ersoalkan Batas Waktu Penanganan Tindak Pidana Pemilu

Nasional 31/01/2018, 13:16 WIB Truk Jemaat Gereja Terguling Saat Cari Dana, 4 Orang Tewas, 37 Luka

Truk Jemaat Gereja Terguling Saat Cari Dana, 4 Orang Tewas, 37 Luka

Regional 31/01/2018, 13:10 WIB Terpisah oleh Tembok Israel, Keluarga Palestina Ini Dirikan 'Republik'

Terpisah oleh Tembok Israel, Keluarga Palestina Ini Dirikan "Republik"

Internasional 31/01/2018, 13:08 WIB Pengusaha Proyek e-KTP Anang Sugiana Ajukan 'Justice Collaborator'

Pengusaha Proyek e-KTP Anang Sugiana Ajukan "Justice Collaborator"

Nasional 31/01/2018, 13:07 WIB Terkait Bakamla, Fayakhun Mengaku Awalnya Dikenalkan oleh Politisi PDI-P

Terkait Bakamla, Fayakhun Mengaku Awalnya Dikenalkan oleh Politisi PDI-P

Nasional 31/01/2018, 13:04 WIB Shalat Gerhana Bulan Digelar di Masjid Istiqlal Malam Ini

Shalat Gerhana Bulan Digelar di Masjid Istiqlal Malam Ini

Megapolitan 31/01/2018, 13:00 WIB Dalam RKUHP, Menghina Presiden Lewat Teknologi Informasi Bisa Dipidana

Dalam RKUHP, Menghina Presiden Lewat Teknologi Informasi Bisa Dipidana

Nasional 31/01/2018, 13:00 WIB Antisipasi Rob Saat 'Supermoon', Wilayah Pluit Siagakan Pompa Air

Antisipasi Rob Saat "Supermoon", Wilayah Pluit Siagakan Pompa Air

Megapolitan 31/01/2018, 13:00 WIB Kunjungi MOC Asian Games, Wapres Ungkap Keunggulannya

Kunjungi MOC Asian Games, Wapres Ungkap Keunggulannya

Nasional 31/01/2018, 12:46 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Bula

No comments