GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bupati SBT Resmikan Panen Raya Jagung Hibrida

Bupati SBT Resmikan Panen Raya Jagung Hibrida

BULA, CAKRAWALA. CO ,- Pola terpadu pengembangan pemberdayaan pertanian pedesaan dalam rangka perencanaan Kecematan Bula Barat sebagai lumbung Pangan Kabupaten Seram Bagian Timur mulai…

Bupati SBT Resmikan Panen Raya Jagung Hibrida

Bupati SBT Resmikan Panen Raya Jagung Hibrida - image IMG-20180212-WA0028-640x427 on https://www.cakrawala.co

BULA, CAKRAWALA. CO ,- Pola terpadu pengembangan pemberdayaan pertanian pedesaan dalam rangka perencanaan Kecematan Bula Barat sebagai lumbung Pangan Kabupaten Seram Bagian Timur mulai terbukti.

Bupati Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas, senin (12/2) siang tadi mulai meresmikan panen raya jagung hibrida bisi dua di desa jembatan basah Kecamatan Bula Barat seluas 37 Ha dari 200 Ha lahan yang disediakan.

Dalam sambutannya Keliobas menyatakan, Pembangunan Bidang Pertanian merupakan salah satu sektor penting dan strategis dalam memajukan perekonomian nasional. Oleh karena itu sejak tahun anggaran 2017 yang lalu Pemerintah Seram Bagian Timur melalui Dinas Pertanian dan Peternakan SBT telah menetapkan beberapa program prioritas untuk mencapai visi membangun ekonomi masyarakat dan petani, diantaranya Perluasan Areal Tanam Jagung, pengembangan Jenis padi unggul dan peningkatan luas Areal persawahan.

“potensi sumberdaya lahan untuk jagung di Kabupaten Seram Bagian Timur pada tahun 2017 yaitu seluas 10.000 Ha dengan rata-rata produktivitas 5 sampai 10 Ton Per-Hektar. Dengan demikian apabila sumber daya ini terus dikelola secara baik serta penggunaan teknologi budidaya yang sempurna, maka target pemerintah untuk terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Timur akan bisa diwujudkan”, jelas Keliobas.

Baca Juga Bupati Garut Digoyang Demo PKL Pusat Kota

Keliobas juga menyampaikan bahwa, pada Tahun Anggaran 2017, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur melalui Dinas Pertanian dan Peternakan maupun dari Kemendes telah melaksanakan program-program unggulan dan priori tas bidang pertanian antara, Perluasan Areal Tanam Jagung 10.000 ha, Pengembangan padi Jarwo dan Hazton Padi 375 dan Perluasan Areal Padi 35 ha. Sedangkan Untuk Bidang Perkebunan Peremajaan Pala 300 ha, Rehabilitasi Pala 250 Ha, Peremajaan Cengkeh 100 Ha dan Peremajaan Kelapa 100 Ha. Sementara untuk Bidang Peternakan Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB) Inseminisai Buatan (IB) pada sapi lokal sebanyak 500 ekor.

Baca Juga Satlantas Polres Kobar Bagi-Bagi Masker Bagi Warga Terdampak Karhutla

Lanjut Keliobas, sedangkan dari Kementrian Desa Tertinggal untuk Pemerintah Kabupaten SBT malakukan Pembangunan Embung Jembatan Basah, Pembangunan Embung Sumber Agung, Pembangunan Sumur Tanah Dalam Rukun Jaya (Jembatan Basah), Pengadaan Sarana Produksi (Jembatan Basah) serta Alat dan Mesin Pertanian.

“sedangkan melalui dana desa telah dialokasikan anggaran pemberdayaan masyarakat sebesar Rp. 220.000.000 untuk mengkombain dengan program kementrian pertanian sehingga hari ini kita dapat melaksanakan panen perdana jagung yang merupakan pola terpadu yang dilakukan oleh beberapa institusi” jelas Keliobas di hadapan para petani

Sementara ditahun 2018 ini Kementrian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur kebagian program Perluasan Areal Tanam Baru Jagung sebanyak 8.408 hektare yang akan disebarkan diseluruh wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur dan di Desa Jembatan Basah sendiri mendapat jatah 200 ha hektare dari total jatah untuk kecamatan Bula Barat sebanyak 1.650 ha.

Baca Juga Lomba Ikan Hias Cupang Internasional di Padang Masuk Rekor MURI

Selain peresmian panen raya jagung hibrida bisi dua, Bupati Mukti Keliobas yang didampingi oleh Ketua DPRD Kab. SBT Agil Rumakat dan Kapolres SBT AKBP Saminata serta unsur SKPD juga melakukan Temu Lapang dengan para petani guna mendengar langsung keluhan dari hasil pertanian mereka selama proses panen hingga pasca panen di wilayah desa Jembatan Basah Kecamatan Bula Barat.

Bupati Kelioba s berharap masyarakat Jembatan Basah khususnya dan Kecamatan Bula Barat secara umum yang agar selalu menjaga dan menjadikan Kecamatan Bula Barat sebagai sentra pengembangan sektor pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur, karena jagung merupakan salah satu komuditi pangan pokok yang sangat dibutuhkan saat ini yang memegang peranan penting dalam berbagai lapisan masyarakat di Kab.SBT. ***mst*

Bagaimana menurut Anda ?

komentar

Sumber: Google News | Liputan 24 Bula

No comments