GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sambutan Ketua Panwaslu Dan Kapolres Malra Mewarnai Pakta ...

Sambutan Ketua Panwaslu Dan Kapolres Malra Mewarnai Pakta ...

MITRAPOL.com â€" Pengikraran Pakta Integritas ketiga Paslon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku Tenggara sekaligus Deklarasi Pilkada Damai bertempat di G…

Sambutan Ketua Panwaslu Dan Kapolres Malra Mewarnai Pakta ...

MITRAPOL.com â€" Pengikraran Pakta Integritas ketiga Paslon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku Tenggara sekaligus Deklarasi Pilkada Damai bertempat di Gedung Larvul Ngabal Ohoi jang Langgur, Minggu (18/2/2018).
Ketua Panwaslu Maluku Tenggara Max Lefteuw

Penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai itu diawali dengan pembacaan Pakta Integritas dari Ketiga Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati pilkada 2018 disertai Kampanye Damai yang dimulai dari pasangan calon dengan akronim “AMANAH” dengan nomor urut 1, Angelius Renjaan dan Hamzah Rahayaan, dilanjutkan dengan pasangan calon akronim “UTAMA” dengan nomor urut 2, Esebius Utha Safsafubun dan Abdura hman Matdoan, Kemudian pasangan calon “MTH-PB” dengan nomor urut 3, Muhamad Taher Hanubun dan Ir. Petrus Beruatwarin.
Deklarasi Pilkada Damai dihadiri PLT. Bupati Maluku Tenggara Semy Risambessi, Forum Koodinasi Dewan Pimpinan Daerah, Kapolres Malra, Dandim 1503 Malra, Danlanal Tual, Danlanud Dumatubun Langgur, Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, Ketua Pengadilan Negeri Tual, PLT Sekda Maluku Tenggara, Ketua dan Komisioner KPU Malra, Ketua dan Komisioner Panwaslu Maluku Tenggara, Para Kepala SKPD, Ketiga Paslon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku Tenggara, Ketua Tim Sukses masing-masing Kandidat, Partai Politik pengusung serta Pendukung dan simpatisan.
Pada kesempatan itu Paslon “AMANAH”, “UTAMA” dan “MTH-PB” juga membacakan Pakta Integritas secara bersama-sama dan mereka menyatukan tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI serta menciptakan suasana damai serta mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil dan berkwalitas.
Pakta Integritas kemudian ditandatangani ketigas Paslon, Ketua-Ketua Tim Sukses, Ketua KPU dan Panwaslu Maluku Tenggara, Bupati Maluku Tenggara, KapolresMalra, Dandim 1503 Malra, Danlanud Dumatubun Langgur, Danlanal Tual dan Para Ulama keempat Golongan Agama.
Deklarasi Pilkada Damai ini selain doa yang dihantarkan Para Alim Ulama keempat golongan Agama, Islam, Hindu, Protestan dan Katolik juga dilakukan Sumpah Adatoleh Dewan Adat Maluku Tenggara yang dipimpin Raja Bomav ( Raja Feer ) selaku Ketua Dewan Adat dan berjalan khidmat.
Ketua Panwaslu Maluku Tenggara Max Lefteuw, dalam sambutannya menyatakan apresiasinya kepada ketiga paslon ini bersama tim suksesnya, karena suasana Maluku Tenggara hingga saat ini sungguh sangat kondusif dan dirinya mengatakan bahwa ada informasi yang disampaikan oleh sumber-sumber tertentu terhadap kemungkinan akan kita tetap berada dalam suasana yang aman dan damai, namun saya mengatakan bahwa air yang tenang belum tentu tidak ada buaya dan dengan suasana sore hari ini semoga kita semua baik penyelenggara maupun peserta pilkada bahkan masyarakat pemilih marilah secara bersama-sama mewujudkan pilkada yang berkwalitas dan bermartabat yang artinya selalu kita berada dalam satu koridor hukum yang benar, katanya.
Max Lefteuw lebih lanjut mengatakan bahwa dirinya sungguh optimis bahwa pelaksanaan pilkada 2018 ini akan berakhir dengan baik, aman, jujur dan adil demi terciptanya pemilu yang maryadat (bermartabat).
Ditempat yang sama, Kapolres Maluku Tenggara AKBP. Indra Fadhillah Siregar, SH, SIK dalam sambutannya mengatakan bahwa kondisi Kamtibmas di Maluku Tenggara masih tetap stabil dan kondusif, paparnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa indeks tertinggi tingkat kerawanan konflik paska pilkada ini terjadi di kotaTual dan dirinya berpesan kepada semua pihak agar hendaklah menggunakan media sosial dengan baik dan jangan menjelek-jelekan orang lain dan jangan cepat menerima berita-berita bohong. Siregar juga mengulangi pesaan Presiden RI Ir. Joko Widodo, bahwa pesta demokrasi lima tahunan ini hendaklah digunakan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin yang paling baik dan jangan masyarakat di adu-adu, di kompor-kompori sehingga terbawah kearah yang tidak baik, dan ketika saudara tidak mengindahkannya, kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.
Dirinya berharap pula bahwa pada tanggal 27 Juni 2018 dapat menghasilkan sesuatu yang kita semua harus senyum menerimanya dengan lapang dada.
Siregar berharap kiranya semua pihak termasuk masyarakat hendaklah membantu pihak Kepolisian dalam tugas pengamanan pemilihan kepala daerah dan wakil Kepala Daerah Kabupaten Maluku Tenggara agar pilkada ini dapat berjalan lancer tertib dan aman sesuai tahapan penyelenggaraannya, tutupnya.
Reporter : Nor Safsafubun
Sumber: Google News | Liputan 24 Langgur

No comments