Masuk Zona Rawan, Dua Senator Diutus Pantau Pilkada di Maluku | Liputan 24 Maluku
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Masuk Zona Rawan, Dua Senator Diutus Pantau Pilkada di Maluku

Posted by On 9:54 AM

Masuk Zona Rawan, Dua Senator Diutus Pantau Pilkada di Maluku


Ambon,- Dari 171 daerah di Indonesia yang akan melangsungkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merilis, Provinsi Maluku masuk dalam kategori zona rawan urutan kedua dengan skor indeks 3,24 setelah Papua dan diikuti Kalimantan Barat. Hal tersebut ditentukan oleh dimensi penyelenggaran, khususnya berkaitan dengan integritas dan profesionalitas penyelenggara. Untuk itu, mengantisipasi terjadinya gejolak di masyarakat, dua anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan asal Maluku, Nono Sampono dan Jhon Pieres diutus instansinya untuk memantau pelaksaaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara, dan Wali kota Ko ta Tual, pada 27 Juni esok. Dalam pertemuan terbuka di kantor Gubernur Maluku, Selasa (26/6), Jhon Pieres mengatakan masih menemukan banyak kekurangan. Salah satunya, masih banyak warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). “Cukup banyak (warga) yang belum punya e-KTP, mereka mengeluh katanya pengurusan susah. Bahkan ada yang tidak punya kepala desa definitif. Jadi kami bilang dengan surat keterangan saja cukup,” kata Jhon Pieris. Dia khawatir akan ada protes dari masyarakat pada hari pemilihan lantaran masih banyak yang belum memliki e-KTP, mengingat Provinsi Maluku merupakan provinsi kepulauan. “Apalagi, kita terdiri dari daerah kepulauan. Pulau-pulau yang terluar itu sulit dikontrol,” ujarnya. Di sisi lain, untuk mengamankan jalannya Pilkada nanti, sebanyak 2.362 personel gabungan TNI/Polri disiagakan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Yusuf Samanery)Sumber: Berita Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »