Warga Suku Manusu Ane Maluku Tengah Butuh Perhatian ... | Liputan 24 Maluku
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Warga Suku Manusu Ane Maluku Tengah Butuh Perhatian ...

Posted by On 10:09 AM

Warga Suku Manusu Ane Maluku Tengah Butuh Perhatian ...

Warga Suku Manusu Ane Maluku Tengah

Warga Suku Manusu Ane Maluku Tengah (Foto: Dok. Istimewa)
Ambon,- Palang Merah Indonesia (PMI) Maluku Tengah, sementara melakukan pengajuan permintaan dana untuk melakukan penanganan bencana kelaparan yang dialami warga suku Masuku Ane, pedalaman gunung Murkele, Negeri Manco Rendah, Kecamatan Seram Utara Timur, Kabupaten Maluku Tengah. Pengajuan permintaan bantuan itu berupa bahan makanan yang terdiri dari beras, mie instan, ikan kaleng, gula pasir, teh celup, minyak goreng, minyak tanah, sagu mentah, makanan siap saji serta makanan tambahan gizi, dan juga logistik lainnya berupa tenda, kain, dan sarung. Saat ini, warga adat suku Manusu Ane, terserang penyakit busung lapar akibat kekurangan asupan mak anan di kawasan tersebut, sehingga mengakibatkan tiga orang warga suku Manusu Ane meninggal dunia. Lewat rilis yang dikirim via WhatsApp, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Maluku Tengah, Frederik Ruhulessin, mengungkapkan sudah ada tiga korban jiwa meninggal dunia, satu lansia, dua di antaranya balita. Menurut dia, busung lapar terjadi akibat perkebunan warga terserang hama babi hutan dan tikus Sebelumnya, Raja Negeri Manco Rendah telah melaporkan ihwal kematian tiga orang warganya kepada Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, lewat surat resmi bernomor 18/RPNM/VII/2018, sejak, Selasa 10 Juli 2018 lalu. Pada tanggal 12 Juli, Bupati memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Maluku Tengah melakukan kajian lapangan, kemudian tanggal 19 Juli baru diidentifikasi orang meninggal. Sampai tanggal 23 Juli 2018, saat ini belum ada satupun bantuan medis maupun bahan makanan didistribusikan pemerintah. "Saat ini belum ada penanganan dari pihak manapun, sehingga dikhawatirkan jika tidak segera mendapatkan penanganan darurat, maka bisa berdampak pada bertambahnya jumlah korban meninggal akibat kelaparan," kata Frederik. Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, saat dikonfirmasi via telepon seluler belum bersedia memberikan keterangan. Gunung Murkele merupakan puncak gunung tertinggi kedua di Maluku, dengan Ketinggian 2.750 Mdpl. Sebanyak 170 warga Suku Adat Mausu Bermukim di sana, mereka menempati tiga lokasi di pegunungan yakni, bantaran Sungai Kobi, Sungai Tilupa, serta Lailaha. (AHS)Sumber: Berita Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »