Investor China Lirik Maluku untuk Investasi | Liputan 24 Maluku
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Investor China Lirik Maluku untuk Investasi

Posted by On 9:14 PM

Investor China Lirik Maluku untuk Investasi

Investor China Lirik Maluku untuk Investasi

Rusman Siregar

loading...
Investor China Lirik Maluku untuk Investasi
Gubernur Maluku, Said Assagaff di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, menerima kunjungan investor China, Senin (8/10/2018). Foto/Istimewa
A+ A- AMBON - Investor asal China dari berbagai perusahaan skala internasional kembali melirik Maluku untuk berinvestasi. Keinginan rombongan pengusaha dari negeri tirai bambu itu disampaikan saat bertemu langsung dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Senin (8/10/2018).
Duta Besar (Dubes) RI untuk China, Djauhari Oratmangun ikut mendanpingi rombongan investor yang ingin menjajak i kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku. Beberapa hal ditanyakan oleh rombongan seperti Andrew Zheng (Zheng Lie-Lie) dari perusahaan Shenzhen Foontain Corporation, Chen Jie dari TBEA Xin Jiang dan Andrew Zheng (Zheng Zhi Qiang) PT Nusa Ina Gempita-Jakarta mulai dari iklim investasi sampai dengan potensi yang paling potensial di daerah bertajuk seribu pulau ini.
Dalam paparannya, gubernur menyebutkan tentang potensi ikan di Laut Maluku. “Kita punya 4 juta ton ikan dan potensialnya di laut Banda, Arafura dan laut Seram. “Sampai saat ini, yang baru tereksplore atau ditangkap sebanyak 600 ribu ton,” papar Assagaff dalam siaran persnya, Senin (10/8/2018).
Untuk mendukung pengembangan industri perikanan, Maluku juga memiliki infrastruktur pendukung berupa pelabuhan perikanan. “Ada 12 pelabuhan perikanan yang nantinya bisa dikelola. Pelabuhan ini ada juga beberapa yang belum aktif. Ke depan juga akan ada pengembangan industri perikanan terbesar di Dobo dan di Pulau Ambon yakni di Wai,” jelasnya.
Terkait ekspor ikan, sejak Januari lalu, kepengurusan dokumen ekspor telah dikeluarkan di Ambon. “Jika sebelumnya, pengurusan dokumen dikeluarkan di Bali, Jawa Timur dan Jakarta, sekarang tidak lagi. Dan tiap hari, dengan menggunakan jasa cargo penerbangan Garuda setiap pagi, itu bisa kita kirim ikan segar 3 sampai 4 ton ke Jakarta, Tokyo, Australia, Singapura dan Malaysia,” ungkap Assagaff.
Ke depan untuk pembukaan rute penerbangan, melalui Dubes RI di Jepang, telah memastikan akan ada penerbangan dari Hokaido ke Ambon. “Untuk itu, saya berharap, pasar China juga bisa mengambil peran, karena kami tahu, saat ini dari China ke Manado sudah ada penerbangan langsung. Ini tentunya akan lebih mudah, dari Manado ke Ambon saja kita sudah bisa mengirimkan ikan segar ke China,” tuturnya.
Selain perikanan, gubernur juga memaparkan komoditi-komoditi tradisional yang unggul di pasar dunia, seperti cengkeh, pala dan kelapa. “Sekarang, ini sudah mulai dipasarkan air kelapa sebagai bahan dasar mineral water. Kami disini punya luas lahan tanaman kelapa 114 ribu hektare, dengan produksi kelapa sekitar 113 ribu ton,” imbuhnya. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Sumber: Berita Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »